T3K

18 02 2009

Salam untuk para bloGador…

Kalo seseorang itu dapat yang namanya penghargaan atau apresiasi baik dari orang lain, seharusnyalah dia berterimakasih sebagai wujud penghargaan kembali untuk orang-orang yang menghargainya. Dengan kata lain, seharusnya kita sadar ketika jerih payah, karya, atau pencapaian kita dihargai orang lain itu senangnya bukan main. Jadi mbok ya kebesaran hati orang lain untuk mau mengakui hasil yang kita lakukan sebagai sebuah nilai plus itu juga dihargai. Bentuknya sih bisa macam-macam, mulai dari sekedar ucapan terima kasih, atau terus berusaha sebaik-baiknya untuk pencapaian apapun itu. Kalo hal tersebut nggak kita lakukan ya mungkin kita termasuk orang-orang yang nggak tahu berterimakasih. Atau faktor lain yang kita juga nggak tahu, asal jangan karena kita nggak tahu terima kasih..

Maksudnya apa sih? Nah…ini sebenarnya tentang saya. Sialnya saya, meskipun sudah berceloteh bijak seperti di atas ini, mungkin termasuk dalam orang yang nggak tahu berterimakasih itu. Hehehe….seperti sebuah ironi .

Intermezzo: definisikan ironi.

  • Negeri yang kaya, tapi rakyatnya kelaparan dan miskin. Setali tiga uang sama tikus mati di lumbung padi.
  • Beli es krim satu truk, tapi sampai di rumah lemari es-nya mati.
  • Kalo kata Alanis Morisette, “It’s like rain on your wedding day, It’s a free ride when you’ve already paid,It’s the good advice that you just didn’t take. Who would’ve thought… it figures…………..A traffic jam when you’re already late and no-smoking sign on your cigarette brakes, it’s like ten thousand spoons when all you need is a knife….ooooooo isn’t it ironic, don’t you think…? ooooo….”

Woyyy…mas…mas….fokus….!!!

Oiya.iya…maaf..maaf…

Nah ya itu, saya sepertinya termasuk dalam kategori orang-orang yang nggak tau berterimakasih itu. Lha gimana nggak coba? Beberapa waktu lalu salah satu artikel di blog ini tercatat sebagai artikel terbaik dalam 2nd IBSN Blog Award. Berarti tulisan saya kan dihargai, dapat apresiasi yang bagus. Dan berarti juga saya diharapkan memunculkan tulisan yang lebih baik lagi.

Tapi kok malah sekian lama saya nggak pernah posting, nggak pernah ada tulisan baru lagi. Sampai ada beberapa kawan bloGador yang mampir kemari berkali-kali tapi postingannya masih yang itu-itu juga. Bahkan sampai ada yang kasih komentar tiga kali di postingan yang sama tanpa berniat untuk hetrixxx ( berarti juga bukan karena terjangkit virus HiBloGiKoH itu hehehe…) tapi sekedar menanyakan, kok postingannya masih itu-itu aja. Apa bukan namanya saya nggak tahu terima kasih.

Iya maaf kawan-kawan…sebenarnya bukan saya nggak tau berterimakasih kok, mudah-mudahan nggak, tapi karena minggu-minggu ini kebetulan sibuk sekali, jadi saya jarang posting (si sibuk ini adalah kawan saya yang paling setia, selalu dipersalahkan tapi tetap aja menemani saya hahaha…). Makanya mungkin beberapa kawan bloGador yang sudah menyempatkan waktunya buat main kesini,  malah dapatnya suguhan yang itu-itu aja (maklum tanggal tua….eh belum ya).

Disini saya (dan Melki) juga mau mengucapkan maaf dan terima kasih banyak buat segenap punggawa IBSN. Mulai dari Kru Maintenance, Tim Penilai, dan Donatur yang memilih artikel tersebut untuk 2nd IBSN Blog Award dan untuk hadiahnya hehehe…sudah sampai di alamat yang dituju. Oiya mas Agung Mojosari dan Bunda Lina yang ngecek-in hadiahnya diterima oleh pihak yang benar atau tidak. Juga para kawan bloGador yang mengapresiasi blog ini.

gerrilya

ini dia bannernya...

Hadiah sudah diterima. Kalo nggak percaya lihat fotonya. Terima Kasih banyak kawan-kawan…

Oiya T3K itu maksudnya Tidak Tahu Terima Kasih…mudah-mudahansaya nggak kaya gitu ya.

ibsn

Iklan