CREATIVE THEME DAY #2: CAPRES DEEEH…!!!

1 07 2009

stop obral janji

Betul-betul hebat. Dalam masa kampanye menjelang Pilpres ini acara debat antar calon sangat intensif sekali dilakukan. Media massa baik elektronik maupun cetak selalu diisi berita tentang kegiatan capres dan cawapres kita, termasuk tentang debat visi misi dan dinamika masa kampanye.

Tentang debat capres dan cawapres yang sering disiarkan akhir-akhir ini menurut saya berlangsung tenang dan adem ayem saja. Debat sesungguhnya justru berlangsung di level bawahnya yaitu antara tim sukses masing-masing calon.

Masing-masing tim sukses melakukan kampanye menyerang pihak lawan, dan membela diri. Persis sepak bola. Serang kemudian bertahan. Serang kemudian bertahan.

Dan ini yang sesungguhnya membuat saya capek dan gerah!!!

Perang statement berlangsung seru antara tim sukses masing-masing calon. Menyerang calon yang diusung lawan, dan mempertahankan diri. Betul, itu sebuah dinamika dalam kehidupan politik kita yang mengusung demokrasi. Tapi sayangnya kadang dilakukan dengan cara yang menabrak batas-batas etika, saling klaim kebenaran dengan mempermainkan realita yang akhirnya justru membuat rakyat bingung, tidak tahu mana yang benar mana yang salah. Menonton debat antar tim sukses capres cawapres semacam menonton perang tanding politisi kelas kambing, yang cuma main urat, saling tidak mau kalah. Justru ini yang membuat suasana politik menjelang pilpres jadi panas. Padahal mereka notabene adalah orang-orang terdidik dengan titel yang mungkin berderet-deret. Saya cuma nggak mau rakyat yang jadi ikut-ikutan panas ketika harus menonton drama seperti ini. Lha wong debat capres dan cawapresnya saja adem ayem kok!

Sejujurnya saya nggak bisa menangkap hal positif dari debat dan pernyataan para tim sukses tersebut, selain militansi yang dahsyat dalam membela calon yang diusungnya. Saya malah menghimbau kepada para capres dan cawapres untuk lebih memperhatikan tim suksesnya. Sebab citra tim sukses juga mempengaruhi citra anda para capres dan cawapres.

Saya kalau disuruh nonton debat antar tim sukses lagi, paling cuma bisa bilang….CAPRES DEEEH…!!! (dibaca dengan intonasi seperti ketika mengucapkan “cape deeeh…!”). Selamat berkampanye!

tulisan ini dibuat untuk:

CREATIVE THEME DAY #2

creative theme day

creative theme day





ANDAI SAYA JADI PRESIDEN RI…

4 12 2008

presiden_indonesia

Tahun depan pemilihan Presiden RI akan dilaksanakan lagi. Sudah banyak calon baik yang secara langsung maupun nggak langsung, yang punya kualifikasi dan yang nggak, menyatakan keikutsertaannya dalam ajang pemilihan langsung tersebut. Kebanyakan calon-calon tersebut diusung oleh sebuah partai, tapi ada juga yang mencalonkan dirinya sendiri lalu baru mencari partai yang akan jadi kendaraannya.

Saya jadi berandai-andai (boleh dong berandai-andai)…..

Andai saya cukup edan sehingga mencalonkan diri jadi Presiden RI…

Andai ada partai yang cukup sarap untuk mencalonkan saya sebagai Presiden RI…dan

Andai rakyat Indonesia ternyata gila semua sehingga memilih saya jadi Presiden RI….(ya iyalah…saya kan nggak ngetop, belom bikin iklan yang menunjukkan saya peduli pendidikan, peduli sama orangorang miskin dengan makan nasi aking, peduli sama petani, dll…lha kok dipilih…)

Terus….

presiden-gerrilya-pas1

Andai SAYA jadi Presiden RI:


Saya akan menunjuk Dian Sastro sebagai Ibu Negara atau First Lady sekaligus merangkap sebagai Wakil Presiden (meskipun 100% bakal ditolak). Jadi kerjanya bareng terus. Dengan alasan untuk menjalankan tugas negara. Dan orang-orang bakal bilang aihh….serasi dan romantisnya, seperti dongeng roman yang indah tentang si cantik dan si buruk rupa! Kalo si cantik dan si buruk rupa aja bisa bersanding pasti gak ada lagi berantem gara-gara beda suku, ras, agama, ideologi…malu dong sama si cantik dan si buruk rupa!

Beli jaket, kaca rumah, dan kaca mobil anti peluru. Siapa tahu bakal ada yang nembak saya (tersangka utama mungkin ya…pacarnya Dian Sastro).

Membuat foto baru Presiden dan Wapres. Foto yang dipajang di kantor pemerintahan, sekolah, dan lain-lain diganti. Foto Presiden dan Wapres yang dulu dipisah sekarang dijadikan satu frame saja. Jadi irit anggaran cuma beli satu foto dan bingkainya. Foto juga dibuat tidak formal…sedikit santai, lebih mesra, bisa sambil pegangan tangan…ya nggak apa-apa, lha wong wapresnya itu juga Ibu Negara kok! Coba bayangin kalo foto SBY-JK pegangan tangan….aneh gak? (Pak SBY-JK jangan terinspirasi kata-kata saya ya….) Foto studio juga diganti foto outdoor saja.

Mentraktir para calon presiden yang kalah. Di warteg…ingat nggak lebih dari 10.000 perak/orang. Itu juga menunggu gaji pertama saya sebagai Presiden turun, dan sesudah dikurangi sebagian oleh ibu negara untuk beli beras.

Beli pulsa untuk membalas ucapan selamat. Pasti teman-teman, saudara, banyak yang kirim sms ucapan selamat.

Memberantas korupsi? Tidak, belum tepatnya. Belajar dari prostitusi yang sulit diberantas, saya akan melokalisasi korupsi. Saya akan buat satu departemen, kementerian, atau apalah tempat para pejabat yang suka korupsi dikumpulkan. Departemen itu anggarannya boleh dikorupsi oleh para pejabatnya. Anggarannya sendiri adalah hasil patungan dari para pejabat departemen tersebut.

Mengganti nama blog ini jadi presidenrepublikindonesia.wordpress.com. (udah jadi presiden masih pakai yang gratisan aja…)

Membuat film propaganda tentang keamanan dan stabilitas nasional. Bukan dokumenter, tapi film komersil ber-genre action (film aksi). Ceritanya terinspirasi Air Force One-nya Harrison Ford. Saya akan berperan sebagai Presiden jagoan melawan teroris yang membajak pesawat kenegaraan. Dian Sastro tentunya berperan sebagai ibu negara (dirinya sendiri), dan yang jadi terorisnya Nicholas Saputra (sekali-kali jadi penjahat…).

Anak-anak saya tidak akan saya beri kemudahan untuk memanfaatkan posisi saya. Lha wong belum punya anak jeee….ibu negara aja baru ditunjuk.

Hari ulang tahun saya akan saya jadikan hari libur nasional. Senang kan semua libur terus??!!! Tapi hari minggu jadi hari kerja.

Inisial nama saya (YBD) akan saya jadikan nama panggilan resmi (kaya SBY gitu…). Sekaligus sebagai slogan kepemimpinan saya “YBDYa Bisa Dong…!!!”

Berperan sebagai diri saya sendiri dalam acara parodi politik di televisi. Ngapain pake orang laen yang mirip. Saya sendiri juga mau kok…(presiden seneng tampil).

Sudah tahu kan? Jadi tolong…..jangan pilih saya jadi presiden! (lha, siapa juga yang mau…)

Tulisan ini adalah murni khayalan belaka dan tidak penting adanya, kalau ada kesamaan nama atau tempat kejadian itu tentunya sangat disengaja (tapi nggak ada niat nyinggung lho…). Kalau ada yang tersinggung ya…salah sendiri kok bisa tersinggung padahal saya nggak niat :D. Dan tidak ada binatang yang disakiti dalam pembuatan tulisan ini kecuali beberapa ekor nyamuk… 🙂

gambar para presiden diambil disini.