CATATAN RADEN ARIO PURBO JOYODININGRAT [TRILOGI ORANG MUDA VOL.2]

31 10 2009

Kalau dengar atau baca nama di atas mungkin sebagian kita nggak ngeh dan mengernyitkan kening, tapi kalau dengar nama Si Boy pasti semua langsung tahu (eh…belum tentu juga ding, terutama yang terlalu muda atau terlalu tua hahaha…piss). Si Boy atau kerap juga dipanggil Mas Boy yang katanya bernama asli Raden Ario Purbo Joyodiningrat  ini memang anak muda yang cukup legendaris juga. Pemuda berdarah biru yang tidak bergaul di lingkungan keraton, tapi jadi idola di metropolitan. Inilah sosok Superman Indonesia yang sesungguhnya, bukan Gatotkaca atau Rama yang mengaku Superman Indonesia itu.

Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda maka dalam Trilogi Orang Muda Vol.2 ini saya akan membicarakan tentang Si Boy. Siapa tak kenal dia? Anak orang kaya yang punya teman segudang karena pandai bergaul. Baik budi  dan tidak sombong, jagoan lagipula pintar. Nilai plus-nya adalah tak kenal frustrasi, tiada rumus gengsi dalam hidupnya, dan hatinya pun bersih.

Hebat sekali Si Boy ini, kehidupannya begitu sempurna. Ganteng, keren, kaya (orang tuanya yang kaya), adiknya cantik, keluarga bahagia dengan 2 anak (orang tua Boy kan anaknya dua: Si Boy dan adiknya, Ina…ini mungkin juga termasuk propaganda KB zaman orde baru), banyak teman, jago berkelahi, pintar, punya jiwa pemimpin,  pantas saja banyak gadis-gadis bahkan nenek-nenek yang kesengsem (coba lihat opening film Catatan Si Boy 1).

Oiya satu lagi keunggulannya…Si Boy ini bisa dibilang cukup sholeh. Rajin sholat, selalu mengucap Assalamu’alaikum, dan kalau sedang menghadapi godaan atau cobaan pasti bilang “Astgahfirullah…gua lagi dicoba nih.” Tak lupa tasbih menggantung di spion dalam mobil BMW 318i-nya. Meskipun kadang suka cipok sana sini juga…tapi dia termasuk playboy sholeh, maksudnya lebih sholeh dari playboy-playboy lainnya (hahahaha).

onky_alexander_03A

Tulisan saya di atas terdengar seperti orang iri dengan sosoknya yang begitu sempurna nggak? Nggak ah..itu kan perasaan kalian saja…soalnya saya bukan termasuk orang irian, saya orang jawa.

Saking herannya dengan sosok sempurna Si Boy, dulu saya dan teman-teman pernah berpikir, untuk mencari dimana sih kelemahan /sifat jeleknya sosok bernama Si Boy ini. Bagaimana mungkin setiap sudut terlihat sempurna, sama sekali tidak ada celah untuk satu kelemahan kecil pun (ini sebetulnya hal buruk, senangnya kok nyari kelemahan orang…tapi tenang, kami melakukannya bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk pelajaran bagi diri sendiri kok hehehe…). Dan setelah mencari dan terus mencari akhirnya kami tahu satu kelemahannya…Si Boy ini saudara-saudara berteman dengan banci bernama Emon hahahaha…ini baru lucu. Tapi setelah dipikir-pikir lho apa salahnya? ini juga bisa jadi keunggulannya Si Boy, yang tidak memilih-milih mau berteman dengan siapa dan justru menunjukkan pikirannya yang terbuka. Aaah…sudahlah, kami menyerah Mas Boy!

Karakter Si Boy ini awalnya merupakan tokoh utama sebuah sandiwara radio yang disiarkan di Radio Prambors sekitar medio 1980-an. Penulis dan penciptanya adalah Marwan Alkatiri seorang penyiar di sana. Saya sendiri belum pernah dengar versi sandiwara radionya karena lebih sering dengar Saur Sepuh atau Misteri Gunung Merapi (Mak Lampir dataaaaaang….!!!), tapi sepertinya merupakan sandiwara yang sukses, buktinya sampai dibuat dalam format film. Filmnya sendiri dibintangi oleh Onky Alexander (Boy), Meriam Bellina (Vera), Didi Petet (Emon), Btari Karlinda (cantik banget ini…jadi adiknya Boy, Ina), dan Dede Yusuf (jadi si Andi atau Kendi, temannya Si Boy), oiya plus Leroy Osmani (sebagai Jefri, musuh bebuyutannya Boy). Film ini bertahan sampai seri  kelima. Lagu temanya keren, diciptakan oleh Harry Sabar, dan dinyanyikan oleh Ikang Fawzi.

Tapi sesempurna-sempurnanya sosok Si Boy, kehidupan cintanya selalu penuh problema. Sepertinya masalah hidup Si Boy ya cuma seputar asmara saja. Masalah lainnya….? Beressss…!!!

Tokoh Si Boy ini dengan modal karisma, hati yang baik, dan kekuatan financial yang memadai cocok untuk mendirikan dan memimpin sebuah partai politik. Atau jadi taipan media…yang punya stasiun televisi sendiri, dan media cetak sendiri. Model-model Surya Paloh lah kira-kira…

Suatu saat Si Boy bisa mencalonkan diri jadi Presiden RI, tapi saya yakin nggak bakal sampai ke posisi itu karena zaman sekarang hidupnya terganggu. Terganggu oleh apa? ya oleh gosip-gosip yang menjadikan berita kehidupan cintanya sebagai sumber nafkah wartawan infotainment lah! Jadi kalaupun masuk ke jajaran pemerintahan paling tinggi ya jadi menteri. Tapi posisi menteri apa ya yang kira-kira cocok untuk Mas Boy?mmm….yang pasti ya Menteri Peranan Wanita hehehe…

Beberapa info dicaplok dari http://lapanpuluhan.blogspot.com/

gambar diambil dari http://morbid173.voila.web.id/

Nantikan Trilogi Orang Muda Vol.3, dengan catatan…nggak janjiii deeeeh! (seperti biasa diucapkan oleh Si Boy). Alamakjaaan…ahik-ahik!

Iklan