IBSN: PENJAJAHAN DI JALANAN HARUS DIHAPUSKAN…!!!

11 08 2009

stop penjajahan di jalan

Suatu malam, saya ngumpul sama teman-teman. Sekedar ngobrol saja. Obrolan kali itu adalah tentang masalah di jalanan. Tentang masalah berlalu-lintas di kota Jakarta yang tercinta ini. Ceritanya salah satu teman saya yang pengendara mobil bercerita tentang pengalamannya berkendara hari ini.

“Motor itu ya…di jalanan sifatnya kaya udara aja ya. Mengisi ruang yang kosong. Sukanya nyelap-nyelip kaya upil, nggak bisa liat ruang kosong!”. Saya dapat satu kesimpulan menarik lagi. Berarti selain motor di jalanan, upil juga punya sifat seperti udara.

Dalam sesi obrolan malam yang ramai itu sebetulnya kalau diklasifikasi ada tiga kubu. Pertama, kubu pengendara mobil. Kita sebut saja ABIL (Anak moBIL)). Kedua adalah pengendara motor yang akan kita sebut kemudian dengan AMOT (Anak MOTor). Yang terakhir adalah yang sebagian besar sejarah naik kendaraannya adalah naik angkot, ojek, atau disopirin. Mereka ini masuk klasifikasi kelas pejalan kaki. Kita sebut saja Anak JALan (AJAL). Wuihhhh…AJAL! Ngeri betul namanya…..saya ganti saja deh jadi ALAN (Anak jaLAN). Saya termasuk yang terakhir ini.

“Kadang jarak antar mobil juga diisi, udah gitu posisinya melintang lagi. Gimana kalo nyerempet coba?!!”. Para ABIL melanjutkan.

ALAN yang kebetulan jumlahnya paling banyak ikut-ikutan berkomentar, “Itu sih belum apa-apa. Motor tuh juga suka banget naik-naik trotoar. Menjajah area pejalan kaki. Trotoar yang udah sempit gitu, harus berbagi sama pohon pula…eh, masih dijajah juga sama motor. “

“Iya tuh…malah suka-suka dianya yang marah. Pakai klakson-klakson segala bikin kaget aja. Gua pernah diteriakin sama pengendara motor yang naik trotoar…Mas, minggir dong udah diklaksonin juga. Lah…emang siapa yang salah jalan coba!”

AMOT yang merasa dipojokkan angkat bicara dengan agak emosi juga, “Iya..iya…emang banyak pengendara motor yang semena-mena. Tapi jangan digeneralisir dong…contohnya gue yang selalu mematuhi peraturan dan tata tertib di jalanan. Lagian mobil-mobil itu juga…mentang-mentang bodinya gede berasa yang punya jalanan. Nggak ngasih jalan buat motor. Bisa ngebut seenaknya, mentang-mentang kalo tabrakan lebih aman daripada motor.”

ABIL menjawab,”Ya..wajar dong. Lah…motor coba, udah lebih nggak aman masih aja ngebut-ngebut juga. Nyelip-nyelip. Lagian kalo mobil tabrakan motor, yang dihajar massa duluan pasti mobil. Kesannya yang naik motor pasti nggak bersalah!”

“Alaaah…AMOT sama ABIL tuh sama aja.” ,ALAN nimbrung juga. “Suka semena-mena. Kita pejalan kaki yang paling banyak jadi korban. Kalian itu semua penjajah, sukanya menjajah, mobil menjajah motor, motor menjajah mobil…motor dan mobil menjajah pejalan kaki. Coba itu di lampu merah, kalo berhenti pasti pada maju-maju sampai nutupin zebra cross. Gimana kita mau nyeberang?”, ALAN menambahkan.

“Pokoknya penjajahan yang kalian lakukan di jalanan harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan!”, teriak ALAN.

ABIL diam. AMOT diam.

“Eh ntar dulu, pejalan kaki jangan merasa paling suci dulu! Kalian itu kan juga suka menjajah. Itu yang suka nyeberang sembarangan padahal ada jembatan penyeberangan dan zebra cross apa namanya coba kalau bukan menjajah?  Itu yang suka naik turun angkot sembarangan apa juga bukan pejalan kaki?”, ABIL dan AMOT ngomong bersamaan.

ALAN diam. Semua diam.

“Ternyata kita semua masih suka saling menjajah ya?! Maunya merdeka, nggak suka dijajah…tapi masih suka menjajah pihak lain. Nggak boleh begini terus. Kita harus buat kesepakatan nih!”

Semua lalu berunding. Setelah selesai, semua pun membaca. Begini isinya:

PROKLAMASI JALANAN

Kami para pemakai jalan, dengan ini menyatakan kemerdekaan yang bertanggungjawab di jalanan. Akan saling berusaha untuk tidak menjajah atau merugikan pemakai jalan yang lain. Hal-hal mengenai pelaksanaan peraturan, akan dilaksanakan secara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Atas nama pemakai jalan

ALAN/AMOT/ABIL

SEKIAN!


ibsn-redaksional


Aksi

Information

76 responses

11 08 2009
andre

AKRL kok enggak dilibatkan?

oh, mungkin karena AKRL gak pernah menjajah kali ya
selalu jalan pada jalur yang benar🙂

11 08 2009
Agus Suhanto

hai, sy Agus Suhanto, posting yang/yg bagus🙂 … salam kenal yaa

11 08 2009
septarius

Wuih keren-keren, mantab tulisannya sangat mengena..
Tp anak sepeda othel/sepeda angin masuk kategori yg mana ya..?

11 08 2009
mawi wijna

Saya juga punya satu tulisan yg sampai saat ini belum dirilis, judulnya “Indonesia Republik Sepeda Motor”. Setelah saya baca artikel ini saya jadi pikir-pikir lagi, sebetulnya menyalahkan sepeda motor aja ndak tepat karena mobil dan pejalan kaki juga patut dipertimbangkan. Apalagi belakangan ini saya jadi ASEP (Anak SEPeda). Semakin banyak populasi yang memenuhi jalanan, semakin beragam pula permasalahannya. Yah, semoga kita bisa patuh 100% terhadap peraturan lalu-lintas biar semuanya hidup damai di jalanan.

11 08 2009
guskar

mestinya sebagai sesama PEJAL (pemakai jalan) harus saling toleransi… mmg ampun bener kondisi di jalanan sekarang ini, membuat kadar emosi meningkat tajam seiring dengan meningkatnya kadar CO di sepanjang perjalanan. Proklamasinya perlu disosialisaikan ke mana2 nih…🙂

11 08 2009
Hauramom

Soy… sbg Alan ikutan mendukung proklamasi jalanan, hihihi…

11 08 2009
yoan

jadi intinya pengendalian diri ya, om?:mrgreen:

11 08 2009
inge

wow…
aku jadi salah satu AJAL.. eh salah.. ALAN..
mendukung proklamasi jalanan ini😀

11 08 2009
novel

sip lah,so! gue dukung proklamasinya.

kalo bisa sih semuanya jadi ALAN..menggunakan transportasi umum dengan maksimal. atau ASEP. demi mengurangi global warming.. dan bumi bisa diselamatkan..
go green.🙂

oiya.. MERDEKA! (dalam rangka 17 agustusan)

11 08 2009
geRrilyawan

>andre
AKRL mah bikin kesepakatan sendiri aja…jangan sampe naik-naik ke atap kereta huehehehe. lagian kalo dalam cerita di atas AKRL masuknya ke ALAN…kan kalo udah turun KRL jalan lagi…

>Agus Suhanto
Makasih bos….salam kenal kembali🙂

>septarius
makasih septa…oiya anak sepeda masuk ke ASEP tuh kaya kata novel di bawah…cuma nggak ada kemarin jadi nggak dilibatkan. tapi pasti mereka setuju hehehe…

>mawi wijna
kita semua suka lupa…nggak yang jalan kaki, naik mobil, naik motor, mungkin yang naik sepeda juga. saling menghormati aja deh…

wah..nggak jadi diposting dong artikelnya?

>guskar
iya tuh gus…tapi kalo kata teman saya, biar nggak emosi ya dinikmati saja. asal jangan keterusan juga, nanti bisa-bisa segala kekacauan itu dianggap wajar. yah..pinter-pinter kita ngatur diri aja kayanya😀

tolong disebarkan kalo gitu…hehehe.

>Hauramom
Makasih wini…jangan lupa si kecil haura diajak juga untuk berpartisipasi. tertib di jalan hehehehe…

>yoan
wah…kok kaya Zainuddin MZ ya….tapi itu bener lho. pengendalian diri ketika kita tahu yang kita lakukan itu salah dan merugikan orang lain. saya juga masih belajar kok….masih banyak ngawur dan nggak pedulian juga. makanya ngajak bareng biar saling mengingatkan…😀 iya tho…enak tho…mantep tho…?

>inge
yuk mareeee….😀
sejauh ini baru ALAN aja nih yang banyak….yang lain mana ya…?

>novel
Ok vel…
ada kampanye global warming sekalian nih…ayo pergi hijau!
selamatkan bumi dan…patuhi peraturan lalu lintas!😀

merdeka juga!

11 08 2009
nakjaDimande

ayo!!! ALAN, AMOT, ABIL dan ASEP.. yang rapi dan tertib di jalanan yaa. jangan berantem aja..

11 08 2009
Ritasusanti

Tulisannya menarik euy!, kocak tapi mendidik:)
Saya punya ide bagaimana kalau “Proklamasi Jalanan” nya diusulkan ke Polantas, untuk di pasang di jalan-jalan agar semua pemakai jalan bisa baca dan sadar:)

Salam kenal mas:) saya link ya blognya.
Terima kasih.

11 08 2009
Pambudi Nugroho

Postingan yang menarik bung Gerilya. Kekuasaan ternyata ada dijalan raya. Semua kembali pada kemerdekaan diri lepas pribadi untuk berbagi rasa bahwa kita hidup tak sendiri dinegri ini.

Salam kenal dan sejahtera,

12 08 2009
kawanlama95

intinya saling memahami satu sama lain.Dan tau hak kewajiban sehinga saling mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara. amien

12 08 2009
geRrilyawan

>nakjaDimande
iya bundo…turut dukung ya hehehe…kok kesannya kayak ibu memperingatkan anak-anaknya ya🙂

>Ritasusanti
wah…terima kasih. dipasang di jalan ya? bisa tuh…ayo siapa yang mau mengakomodiiiiir…?

makasih sudah mampir. salam kenal.
silakaaaan🙂

>Pambudi Nugroho
saya rasa itu intinya kemerdekaan pak…bebas tapi bertanggungjawab dengan tidak merugikan atau “menjajah” orang lain. semua ada batasnya🙂

salam kenal pak pambudi…

>kawanlama95
amien. mencoba untuk lebih berempati terhadap orang lain…

12 08 2009
Gandi Wibowo

Gw boleh ikut menandatangani naskah proklamasinya gak?

12 08 2009
warm

smua musti sadar akan posisi masing–masing yak
tapi memang klakson mobil yg dipencet berkali2 itu biadab skali,
dipikirnya kayak orang gak punya kuping aja, kali😀

12 08 2009
suwung

pake perang? wah tembak tembakan dong?

12 08 2009
Anla

Kereen bro tulisannya!
Mantab deh poko’nya,

lalulintas jakarta padat bgt ya,

kalo gt naik busway aja lah biar aman dan bebas dari penjajahan,

piss bro😀

12 08 2009
vizon

proklamasi jalan ini harus disosialisasikan, untuk itu perlu dikawal dengan baik oleh PEngawal jaLAN (PELAN)… tapi, sayangnya si PELAN suka gak konsisten dengan tugasnya, mudah luruh oleh selembar duapuluhribuan… gimana dong?😉

12 08 2009
cantigi

heheee.. artikelnya keren2 terus ini. jangan kapok bikin artikel yg bagus2. keep good job! oya bro, maaf ya pengiriman itu telat..
eh, hunting foto perayaan 17 agustus dong, panjat pinang seru kayaknya..:mrgreen:

12 08 2009
tuannico Liebert

wah! mantep. khas om yoso banget dah.

saya juga ALAN sejati om.
ga di kota besar, kota keciL, kampung, penjajahan di jaLan terjadi.
ceLaka nya yang saLah maLah mengganggap diri nya benar..

pasti nya perLu pengendaLian diri.
berusaha menjaga keseLamatan diri sendiri dan juga keseLamatan orang Lain.

semangat ibsn!
merdeka!

12 08 2009
Ayam Cinta

Wah anak travel ma anak sepeda ga dibawa ya om? Kan penguna jalan juga…🙂

Amot ga mau digeneralisir tapi dianya malah generalisi abil. Akhirnya semuanya ikut2 ngegenaralisir. SIkat dech….nendang nech om artikelnya.

Eh, om..om… Atem ma apol ga dibawa juga? (anak ngetem) ma (anak polisi). Nah ko anaknya yang dibawa2 ya? HEhehehe

12 08 2009
Zulhaq

Memang susah kalo dah ngomongin behavior
semua yang menggunakan jalan, merasa benar
coba, nggak perlua saling menyalahkan
tapi, saling menyadari akan keselamatan diri dan orang lain

12 08 2009
itempoeti

ada seorang teman yang lama bertualang di luar negeri pernah mengatakan, “kalau anda ingin melihat beres tidaknya sebuah negara, paling gampang dengan melihat lalu lintasnya.”

kalau lalu-lintasnya rapi dan tertib maka penyelenggaraan negara-nya beres. namun jika lalu-lintasnya kacau dan semrawut, maka bisa dipastikan penyelenggaraan negaranya juga kacau dan semrawut.

12 08 2009
yessymuchtar

Keren banget🙂

Semoga si pejalan kali, pengguna motor dan pengguna mobil menjalankannya🙂

Gue suka banget posting ini🙂

12 08 2009
zee

Hmmm iya sih.
Siapapun pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara, harus saling menghargai. Kan kita semua sama2 bayar pajak ya.

12 08 2009
AeArc

absen dulu ahh.. dah lama gak kesini

12 08 2009
frozzy

sebagai alan sekaligus pembonceng amot, saya juga setubuh eh setujuh untuk tidak saling merugikan dan menjajah dengan pemakai jalan lainnya. dijajah di trotoar pernah, kakinya keserempet taksi gara2 motor yang saya boncengin nyelip2 juga udh pernah, jadi brasa ketampar juga pas baca postingan ini. hehehehe

12 08 2009
Casual Cutie

ayo ayo…dukung proklamasi jalan!!!!!!!!!!!!

12 08 2009
HumorBendol

Setuju ma Proklamasi Jalanan bos…
Harus saling menghormati sesama pengguna Jalan. Gak peduli Bentuknya Besar ato kecil.
Tapi…Proklamasi itu gak berlaku buat Kendaraan Pejabat yang dikawal Patwal ma Ambulance yang meraung-2 serta Mobil PMK
hehe….

12 08 2009
kidungjingga

wah…wah.. itu pernyataan/proklamasi/apapun namanya mau dibikin petisi ga…? mau ikut nandatangani…

ttd
ADES (Anak peDEStrian), ALAN kurang keren soalnya. hik..hik..

13 08 2009
ndop

aku juga golongan asep. tp kok asep to kang? kan sepeda ngga ada asepnya? hoho..

mending adah aja, anak sepedah. atau ano, anak ontel. xixi..

13 08 2009
Didien®

namanya udh di ganti alan toh…hehehee…:mrgreen:
saya termasuk yg mana yah..?? keknya yg terakhir deh… dan saya setuju apabila pemakai jalan saling menghormati dan santun..

salam, ^_^

13 08 2009
Caride­™

kunjungan pertama dan salam kenal buat empunya blog ini. Saya ikut aturan main aja deh di jalanan..

13 08 2009
Caride­™

ijin tukar link gan… trimkasih..😉

13 08 2009
indra1082

Hidup Jalanan….:lol:😆

Salam KBM

13 08 2009
uke poet

Ngobrolin ginian mah gak ada habisnya. Saya juga kl sedang jadi ALAN, suka ngomel liat AMOT dan ABIL. Tp giliran lagi di ABIL, wkwkwk… lupa deh sama omelan, malah ngomelin ALAN yg suka turun angkot sembarangan, nyebrang gak liat2, de es te.
Fiuhhh!
Mantap posting dan blognya. Salam kenal yah

13 08 2009
perigitua

haddiiirrrrrrrrrrrrr…..
dimanapun, kemanapun, naik apapun, hormat menghormati dan menghargai akan menghilangkan perasaan menjajah maupun di jajah…!

cu…

13 08 2009
omiyan

jika menilik begitu siap yang salah …ya apa jalannya yang salah

13 08 2009
samsul arifin

harus dibuat Undang2 Dasarnya juga tuh, trus tinggal dipublikasikan ke negara2 lain di dunia ini.

13 08 2009
KangBoed

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku tersayang

I Love U fuuuuuuulllllllllllllllllllll

13 08 2009
Mas Kopdang

lucu…\
ente lucu..😀

hihihi..
jalanan itu
..
lucu..

13 08 2009
nA

paling enak itu naek motor sambil ngupil.. ya thoo? mantep tho… :))

13 08 2009
hasruL

Setuju, biar enggak nyumpel terus jadi enggak penting.

13 08 2009
lovelynonny

mungkin jalanannya kurang lebar, mungkin trotoarnya juga kurang lebar.. mungkin jembatan pnyebrangannya jauh.. mungkin..mungkin… banyak kemungkinan yg bisa dijadiin kambing hitam (kalo masuk salon dah jadi blonde kali :P)
semoga kita semua sadar ya.. kalo penjajahan dalam bentuk apapun itu sangat merugikan!! terutama buat si kambing hitam itu…xixixii. MERDEKA!!!🙂

14 08 2009
perigitua

haddiiirrrrr…

pagi2 gini.. menyambangi rumah sahabat, berharap ada secangkir kupi hangat, melawan dingin yang kian tak bersahabat…

cu…

14 08 2009
muamdisini

hahaha..bener, bisa tuh tulisannya dipajang di jalanan…
dibuat mural yang gede, kerjasama dengan polantas…
jadi kan kawan-kawan bomber bisa tetap berekspresi bahkan bisa bekerjasama dengan polisi….hehehe…

saya juga pernah lama menjabat sebagai AJAL,,eh ALAN..
karena sudah mengerti bagaimana rasanya “dijajah” oleh pengendara lain, maka setiap mengendarai kendaraan sebisa mungkin menghargai ALAN2 lain…
ALAN juga harus tau diri, jangan mentang2 ALAN jalan kaki seenaknya, apalagi jalan di tengah…

kalo turun angkot, salahin abangnya tuh,, kan kita sebagai penumpang selalu bilang “kiri bang!”, atau “depan pinggir ya bang!”, tapi karena abangnya kejar setoran, jadinya ya diturunin di tengah jalan…

14 08 2009
muhamaze

sapa yang njajah..? polisi ya..? wakkakak…

14 08 2009
Nisa

Setujuu…. kalo ALAN dan AMOT saya banget, tapi kalo jadi ABIL lum pernah…😀

14 08 2009
Rossa

heh..
ini melanggar Undang-undang gak ya?
ahahaha.

14 08 2009
didta

setuju pak

15 08 2009
geRrilyawan

>Gandi Wibowo
ya boleh aja silakan…tapi bawa pulpen sendiri ya😀

>warm
wahahaha..saya suka gaya bicaranya bang warmorning yang lugas ini….
biadab memang🙂

>suwung
perang melawan hawa nafsu saja kang…🙂 jadi ndak usah bawa pestol

>Anla
makasih…tapi busway eh tije itu belum tentu bebas penjajahan lho….lha itu suka ada mobil dan motor yang make jalannya. ada juga orang yang nyebrang sembarangan di jalur itu…welehweleh…

>vizon
nah itu dia uda…mental dan kesejahteraan PELAN juga harus diperhatikan. tapi saya yakin masih banyak PELAN yang menjalankan tugas dengan baik…

mudah-mudahan semakin banyak…
masih duapuluh ribu ya? belum naik?:mrgreen:

>cantigi
makasih kang deni…
nggak kok nggak kapok….perayaan 17an ya, bisa diatur😀

>tuannico Liebert
makasih ko. pengendalian diri…..betul itu, dah mau bulan puasa lagi. buat mengingatkan jadinya.

semangat ibsn
merdeka juga!

>Ayam Cinta
kenapa jadi banyak anak-anak gini ya yam? kalo anak-anak jadi banyak toleransi deh kita…..namanya juga anak-anak:mrgreen:

>Zulhaq
mungkin harus coba saling mawas diri dan banyak berempati. mencoba menempatkan posisi kita sebagai orang lain. gitu kali ya…

>itempoeti
nah gimana tuh berarti di Indonesia ini…bisa disimpulkan to para blogador yang budiman…? paling bisa memang mas mahendra ini…

>yessymuchtar
semoga…jangan main sikat sembarangan di jalan.
eh…ngomong-ngomong lo termasuk yang mana yes? anak apadari postingan lo kayanya masuk ateb (anak tebengan) yah….hehehe piss😀

>zee
eh yakin nih semua bayar pajak?:mrgreen:

>AeArc
ayo isi absennya…jangan kebanyakan bolos😀

>frozzy
pernah jadi korban sekaligus pelaku ya…saya juga kok. yang penting berusaha aja hehehe…

>Casual Cutie
ayoooo….yuk mareee…!🙂

>HumorBendol
haiyaaa…susah juga kalo pejabat ya. dapat privilege-nya banyak….sebenarnya kita rakyat rela aja asal pejabat juga bekerja demi rakyat dengan penuh dedikasi. kita korban sedikit di jalan gak apa-apalah…

>kidungjingga
jadi petisi ya…nggak berpikir sejauh itu sih terus terang. tapi kalau ada yang mau boleh juga tuh…
ADES? wah nanti dikira iklan…:mrgreen:

>ndop
kalo gitu anjot aja piye? anak genjotan….😀

>Didien
mau yang mana ja juga boleh kok bos hehehe…asal saling menghargai yehehehe…tul ndak?

>Caride
ikut aturan di jalan ya…soalnya yang berlaku seringnya hukum rimba.
monggo, nanti saya link…
salam

>indra1082
hidup….! eh KBM itu apa ya?

>uke poet
hehehe…posisinya ganti-ganti sih ya. harus sering ganti channel nih hahaha…apa coba maksudnya.
makasih, salam kenal.

>perigitua
lha ya dong harus gitu…kan merdeka namanya.

cu (saya jadi ikut-ikutan nih…)

>omiyan
susah juga kalo musti tunjuk hidung pihak mana yang salah…semua sepertinya turut ambil bagian dalam membuat kekacauan ini…

>samsul arifin
waduh pake UUD segala? ke negara lain…? di sini dulu aja deh bos😀

>KangBoed
salam cinta dan perdamaian Kang Boed…i love you fuuuuuuulllll too….
(masih demam mbah surip rupanya kang boed ini)😀

>Mas Kopdang
waduh…yang lucu justru yang di jalan itu. bikin emosi tapi sebetulnya lucu.
situ juga lucu hehehehe…

kita semua lucu hehehe….

>nA
pasti helmnya nggak full face nih…:mrgreen:

>hasruL
lho apa ini yang nyumpel…upil di atas itu tadi?🙂

>lovelynonny
iya lah…nggak usah cari kambing hitam. mungkin kalo ngaca kita sendiri yang hitam….hehehe.

>perigitua
kopi ada…tapi gulanya habis. mau kopi pahit? kadang dari yang pahit kita bisa dapat kenikmatan juga kok…

>muamdisini
hahaha…boleh juga tuh idenya.
soal angkot, kadang penumpangnya yang nggak mau diturunin di tempat seharusnya angkot berhenti. misal turun di dekat gang rumahnya padahal ada tanda “s coret”…

>muhamaze
ada juga sih polisi gitu…tapi percayalah bro, masih banyak polisi yang baik, jujur, dan nggak main jajah-jajahan…

>Nisa
kalo jadi AMOT inget sama ALAN dan ABIL
kalo jadi ALAN inget sama AMOT dan ABIL
sip lah…🙂

>Rossa
apanya cha yang melanggar undang-undang? masa tertib di jalan malah melanggar undang-undang?🙂

>didta
kalau sudah setuju, silakan sedelapan hehehe…(garing nih..)

15 08 2009
fadhilatul muharram

wow…. salam buat AJAL DAN AMOT yah… hohoho

15 08 2009
newbiedika

karena tdak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan.. maka oleh sebab itu .. penjajahan di jalanan harus di hapus .. betull????

15 08 2009
erfano nalakiano

ha…ha…ha…
tulisan yang kreatif! Tapi setuju! Penjajahan di jalanan harus dihapuskan…he…he….
Aku berulang kali mengalami ketidakadilan itu!

salam kenal ! serujadiguru.blogdetik.com🙂

16 08 2009
simon

sip…tinggal dibacakan aja teks proklamasi jalanan di perempatan jalan yang ramai dimana ALAN, AMOT dan ABIL bertemu. momen 17 agustus bsk tepat tuh.
btw gambarnya ga fair so. ALANnya mana???? cuma ada ABIL dan AMOT yg diatur oleh APOL [pAk POLisi].

16 08 2009
cr9

weleh weleh penjajahan dimana mana ada, blm merdeka benerrrr

16 08 2009
Anla

Aiih, busway pun masih pula terjajah :p
kota besar rawan penjajahan yah. . .
*geleng-geleng*

16 08 2009
hopskole

Wah jadi malu… kadang saya juga begitu….

16 08 2009
phiy

ahahaha.. yes. tingkah motor yg paling ngga aku suka ya itu, make trotoar asal aja. aku sering dimarahin dan diklakson. huh, gimana sih, trotoar kan punya ALAN😦

16 08 2009
gadis

merdekaaaa….. sapa yang bebasin yach😀

17 08 2009
dinda ong

yoooohhh…. ternyata ibukota tuh kek getuw yahhhh
ckckckckckcck

maklum dinda lom tahu lom pernah kesono jugag

17 08 2009
D3pd

mirip liriknya pancasila yaki, ^_^…V merdeka

18 08 2009
celotehanakbangsa

Salam Merdeka Juragan..
Sekali Merdeka tetap Merdeka..
Merdeka Untuk Selama-lamanya
Jayalah Bangsaku..

http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/08/16/bangsaku-indonesia-namanya-bangsamu-apa-namanya/

18 08 2009
ichanx

jleb…. ternyata memang kita semua masih saling menjajah… :))

19 08 2009
Eka Situmorang - Sir

gue adalah ABIL :
benciiiiiiiiiiiiiiii sama AMOT
udah titik.
maaf kalo ada yg tersinggung
abisnya
paaaraaaah bgt di jalanan
kalo Abil keknya gak terlalu menjajah deeeeh

19 08 2009
depz

mantab……

19 08 2009
wi3nd

heheh..iyah bener ban9ed wann..
ituhh aku ban9ed yan9 ALAN suka nyebran9 nda pake jembatan yan9 disediakan maless.. hihhiihii….

tapi ituh tetep akan dilanjutkan,praturan dibuat untuk dilan99arr * kabuurrrrrrrrrr..😀

20 08 2009
suklowor

Pedagang Kaki Lima : *sambil siul-siul* bang kagak usah ribut siang-siang siang gitu… mending sini minum Es tea.. murah kok ntar kendaraannya bang ABIL ama Bang Amot diparkir di jalan situ aja.. saya dah bayar preman berseragam kok nggak bakal dimarahin deh…sekalian Mas ALAN tolong dong kursinya di majuin.. biar nanti temen mas ALAN kalau jalan sedikit aja jatahnya….
ALAN, AMOT, ABIL : secara bersamaan bilang, iya ya.. enak nih minum ES TEH…
ABIL : AMOT, tolong Bang Yoso di SMS suruh sini pakai Motor besarnya biar cepet, bilang gue yang traktir… Ok
AMOT : OK….

21 08 2009
~noe~

hahaha
mantabs…
proklamasi untuk mengurai lingkaran setan yang sudah sangat kusut.
tapi kira2 siapa proklamatornya ya?

22 08 2009
onabunga

ikut proklamasi ah….
jadi, sebenarnya kita belum merdeka ya… satu langkah menuju kemerdekaan paling nggak…

23 08 2009
neng fey

abis mo gimana ya, kalo ga “menjajah” pasti “dijajah” hmm.. *perumpamaannya bener ga sih?*

24 08 2009
laskar galuh

postingnya keren…
salam kenal yah

buat semuanya…
please http://laskargaluh.blogspot.com

27 08 2009
rental mobil

peraturan buat dilanggar ??? mendingan gak pakai peraturan tertulis tapi tatakrama.😀

29 08 2009
adisp007

Haha. .kocak abis.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: