SEPAKBOLA, PSSI, dan KEMBEN.

29 01 2009

Maaf ya buat para bloGador saya lama ndak posting dan nggak blogwalking mengunjungi blog kalian dikarenakan (sok) sibuk minggu-minggu kemarin ini. Mudah-mudahan saya bisa segera berkunjung ya…

Kemarin malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno diadakan pertandingan kualifikasi Piala Asia 2011. Lawan tanding malam ini adalah negara tetangga Australia. Sedari sore ribuan manusia sudah berkumpul di seputaran senayan untuk menonton pagelaran akbar ini. Orang-orang berdatangan dari seluruh penjuru Jakarta, mungkin dari kota lain juga. Calo-calo gentayangan menggenggam lembaran-lembaran tiket masuk. Penjaja merchandise aspal Timnas PSSI menggelar lapak di pinggiran jalan dalam kawasan Gelora Bung Karno yang mengarah ke Stadion utama. Pokoknya warna merah mendominasi kawasan senayan sore kemarin, mirip pesta kampanye salah satu parpol lah pokoknya.

foto adalah milik sdr. SATAN. dan diambil sendiri oleh beliau mempergunakan kamera hape yang fiturnya lebih diprioritaskan untuk musik.

foto adalah milik sdr. SATAN. dan diambil sendiri oleh beliau mempergunakan kamera hape yang fiturnya lebih diprioritaskan untuk musik. Dan ditambahi sedikit sama saya.

Berlima kami: SATAN, Momon, @Bulls, @nT@, dan saya sendiri menunggu satu teman lagi yaitu sodara [KO]²H yang kami titipi untuk beli tiket siangnya (resmi lho..sumpah pramuka kita nggak beli dari calo, berani ditabok hansip!!!). Dan nggak berapa lama, clegang-clegung muncul sosok yang ditunggu dan tiketpun dibagikan. Kamipun masuk setelah terlebih dulu badan kami dijamah polisi-polisi penjaga. Pertandingan dimulai jam setengah delapan priiit. Ini laporan singkatnya.

PRIIITTTTTT!!!….kick off dilakukan, oper ke belakang, tendangan langsung ke depaaaaaan…..aaahh bola berada di kaki Budi Sudarsono bekerjasama dengan Firman Utina sebuah tendangan langsung….daaaan AAAAHHH berhasil menggetarkan jala, namun sayangnya dari luar…belum gol sodara-sodara. Bola bergerak dari kaki ke kaki, Boaz Salossa membawa bola menyisir sisi kanan lapangan, lalu coba masuk menusuk dengan kombinasi umpan satu dua bersama Firman Utina AAAHH…maksudnya baik, namun berhasil dibaca dan kandas di kaki pemain belakang Australia. PRIIITTT PRIIITTT!!!

Istirahat. Jeda 15 menit.

PRIIITTTT!!!…kick off babak kedua. Bola bergerak dari kaki ke kaki. Pemain Australia mencoba menaikkan tempo permainan dengan operan-operan dan pergerakan yang cepat. Sebuah serangan cukup membahayakan pertahanan Indonesia, sebuah tendangan keras dilancarkan dan sempat terlepas dari tangan penjaga gawang Markus Horison, namun akhirnya bola berhasil dikuasai. Umpan ke depan. Bola berada di kaki Haryono dan diumpankan kepada Mushafri yang berada di kanan. Mushafri bersiap melakukan umpan silaaang….yaak sudah dilakukaaaan….tinggi datangnya, disambut tandukan oleh Budi Sudarsono dan……..AAAHHH BERBAHAYA, namun sayang sekali berhasil ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang lawan. PRIIITT PRIIIT PRIITTT!!!

Cepet banget ya…..namanya juga laporan singkat!

Akhirnya seperti kita tahu pertandingan berakhir tanpa gol……0-0.

“Halah…harusnya kita bisa menang tadi! Itu Ostrali nggak ada apa-apanya gitu!”, Momon teriak-teriak. “Gimana sih manajer timnas? Padahal secara permainan sih udah cukup oke, cuma ada beberapa keputusan yang kurang pas aja.”

“Yaah, itung-itung olahraga. Bikin deg-degan sport jantung gitu. Deg-degan mau ngegolin tapi nggak jadi, sama deg-degan takut kebobolan tapi nggak jadi juga.”, @nT@ nimpalin.

“Kayaknya masih lama nih bisa liat timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia….”, @Bulls nyeletuk.

“Wah, kayaknya sih emang masih lama. Selama manajemen masih berantakan ya nggak bakalan bisa.”, SATAN ikutan ngomong.

“Halah…sok tau lu brur manajemennya berantakan. Tau darimana?”, saya ikutan nimbrung.

“Lha iya coba…jadual liga nggak jelas, tawuran di lapangan kayanya sering masuk berita, wasit dipukul sama official tim liga…ini kan nggak lepas dari tanggung jawab PSSI juga. Mana yang namanya pemain asing juga nggak diseleksi bener-bener, kenapa nggak maksimalin pemain lokal aja.”, SATAN njawab.

Para penonton sudah mulai bubar setelah memberikan standing ovation buat para pemain timnas.

“Tul itu. Coba di pertandingan level intenasional kaya gini aja pengaturannya masih cecel bocel, calo-calo masih gentayangan, akses keluar masuk stadion masih berantakan, keamanan belum maksimal buktinya masih ada petasan ama kembang api yang lolos, kan bikin kita terancam nggak bisa jadi tuan rumah lagi.”, Momon kesel.

“Gua denger malah mau nyalonin diri jadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022.”, saya nyeletuk.

“Halah…lha wong penyelenggaraan Piala Kemerdekaan aja chaos gitu lho….! meskipun juara tapi nggak mantep gitu…”, @nT@ nyamber.

“Wuaaahhhh….mana bisa kalo kaya gini. Musti ada perubahan segera. S-E-G-E-R-A!”, @Bulls jadi emosi. “kepengurusan butuh penyegaran. “

“Mungkin cuma butuh konsolidasi lagi di dalamnya. Tapi mungkin juga butuh regenerasi. Suntikan darah segar gitu.”, [KO]²H berkata.

“Maksudnya ganti kepengurusan gitu? Mungkin aja ya….lha wong masak ketua umumnya ada di penjara gimana ngurusnya coba. Tapi yaah….kita kan semua cuma orang awam. Nggak tau bener-bener apa yang terjadi dalam kepengurusan itu.”, Momon nyambung.

“Yaaa betul. Semua tergantung sama kebesaran hati Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu kita yang duduk di kepengurusan sana. Yaah asal demi kemajuan sepakbola nasional kan harusnya siap andaikata emang butuh regenerasi. Emang pandangan masyarakat pencinta sepakbola Indonesia gimana sih? Pada berharap adanya regenerasi di PSSI?”

“Nggak tau juga ya….mungkin. Trus kalo nggak ada regenerasi gimana?”

“Kalo gitu kok kepengurusannya kaya kemben ya…?”, saya nyeletuk nggak mikir.

“Lha….kok kemben?”, semua pada nanya.

“Lha iya…kemben itu kan banyak yang berharap cepet melorotnya, penasaran sekaligus bingung pengen tahu apa yang menyebabkan dia tetep nyangkut.”

HUSH….parah lu! Kok disamainnya kayak kemben melorot! Kena UU APP ntar!”

Tiba-tiba diantara penonton ada orang yang nyeletuk….”Hah, ada kemben melorot? Mana…mana?”

Dan seisi tribun penonton jadi ikut-ikutan teriak dan nyari-nyari. “Hah…kemben melorot? Mana…mana? HOYYY…KATANYA ADA KEMBEN MELOROOOTTT!!!

(buat kalian yang merasa namanya disebut disini, tapi nggak merasa terlibat pembicaraan ini. Pasti kalian amnesia kemarin malam.)





AWARD dan DIWAWANCARAI GITHA NAFEEZA

19 01 2009

Halo para bloGador…

Satu lagi award diberikan oleh kawan-kawan yaitu kang Mahendra dan Itmam Aulia. Makasih ya sudah dikasih award…bener-bener merasa jadi Deddy Mizwar lagi nih…

Ini dia awardnya…

award-wp

Dan bersamaan dengan award ini juga ada PR-nya….hahaha ini pas banget, saya barusan mbayar utang ngerjain PR buat Bendol, sekarang ada PR lagi…biar nggak jadi utang, PR harus segera diselesaikan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,

Jakarta 18 Januari 2009

Atas nama blog gerrilya

geRrilyawan


Ini dia PR-nya, berupa pertanyaan-pertanyaan yang harus saya jawab. Pertanyaan ini diajukan melalui sebuah wawancara fiktif yang dipandu reporter Metro TV yang cantik Githa Nafeeza

cap20

(GN): Selamat siang bung geRrilyawan.

(gR): Selamat siang mbak Githa.

(GN): Saya ingin memberikan sejumlah pertanyaan titipan dari sdr.Mahendra dan sdr.Itmam Aulia, yang berkaitan dengan keberadaan blog anda ini serta tulisan tulisan di dalamnya. Pertanyaan pertama mungkin darimana blog anda ini berasal?

(gR): Blog saya ini secara harfiah berasal dari wordpress…yang dot com ya, bukan dot org. Jadi gratisan aja, biar irit. Tapi sebenarnya kalau dilihat lebih jauh menurut saya segala sesuatu itu asalnya dari ketiadaan, tangan Tuhan menjadikannya ada. Dari tiada menjadi ada. Dari tidak ada blog menjadi…ada blog. Dari tidak ada band menjadi…..ADA BAND.

(GN): Ee..iya. OK. Kalimat pertama tadi saja ya bung yang akan saya catat. Pertanyaan selanjutnya kapan blog anda ini lahir?

(gR): Secara ide sebetulnya blog ini sudah lama. Hanya saja baru bisa brojol atau terejawantahkan pada medio 2008. Tepatnya tanggal 1 Juni 2008. Bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila atau sengaja ditepat-tepatkan hahahahahahahahahahahahegh!

(GN):aha..ha..ha..yayaya. Memang orang-orang kita senang sekali memadupadankan segala sesuatu ya bung…makanya togel marak sekali disini. Lalu kesulitan apa yang bung alami saat membuat blog ini?

(gR): wah banyak…waktu itu kerjaan lagi banyak, terus termin belum turun sementara udah harus bayar outsource, harus sering keluar buat survey material dan harganya, desainnya belum diapprove juga sama klien, kondisi cuaca juga lagi nggak jelas, kadang hujan kadang panas ada atap yang bocor pula…

(GN): Eee..mmaksudnya kesulitan yang berkaitan dengan proses pembuatan blog dan pernak-pernikya bung…(kok malah ngelantur kemana-mana…)

(gR): Oooo…kalo itu sih nggak ada. Paling waktu itu ya saya belom tahu apa sih blog itu…hahahahahahahahahegh!

(GN): (nah gitu ngapa daritadi!) hemmm…begitu ya. Pertanyaan berikutnya adalah tentang topik dalam blog ini. Tapi sebelumnya akan ada jeda iklan dulu, jadi bung silakan jawab setelah iklan berikut ini…

peace

(GN): Oke…kita kembali lagi bersama bung geRrilyawan. Menyambung pembicaraan tadi tentang topik. Apa topik yang anda bahas dalam blog anda, apakah ada hal spesifik?

(gR): Nah ini susah…saya nggak pernah mbahas spesifik sepertinya. Belum pernah saya menulis tentang samudera spesifik. Selain karena nggak banyak tahu tentang kelautan dan samudera spesifik khususnya, saya juga jarang berlayar, nggak bisa berenang soalnya. Jadi yang saya tulis ya macam-macam, bisa apa saja. Mungkin kalo dipukul rata bisa dibilang isi blog saya itu hal-hal nggak penting….yayaya nggak penting. Habis sudah banyak yang menulis hal-hal penting, jadi sepertinya jatah saya menulis hal-hal yang nggak penting itu.

(GN): ……………………..???

(gR): Mbak……..kok bengong?

(GN): Hmm? Oiya…..maaf. Spesifik yang saya maksud itu ad…..yah sudahlah. Pokoknya intinya isi blog anda itu macam-macam yang nggak penting ya….yayaya (pantessss……!!!). Lalu kenapa anda memilih template blog anda seperti yang sekarang ini?

(gR): templet?

(GN): ya template….tampilan blog anda maksudnya bung. Itu desain halaman blog anda sama segala hiasan di dalamnya gitu lho. Garis-garis, warnanya, dll……kenapa anda memilih desain yang itu(nih orang gimana sih…susah amat ngejelasinnya?)

(gR): Oooo tampilan….kok saya dengernya templet hahahahahahahahahahegh…! saya pakai tampilan yang ini soalnya sederhana, simpel, nggak macem-macem, langsing, bisa bikin desain tulisan dan gambar sendiri buat kepala di atasnya itu ‘heder atau apa itu. Lagian kan mau saya kasih gambar, biar nggak terlalu rame ya…latarnya jangan yang macem-macem juga…

(GN):Oooo begitu ya! Oke berarti satu pertanyaan terakhir bung (syukurlah….), apa yang langsung anda lakukan setelah blog anda jadi?

(gR): Saya nggak ngapa-ngapain blog itu selama 2 bulan. Hibernasi atau hiatus namanya kata para blogger, selama 2 bulan lamanya. Jadi setelah tulisan Hello World…! tangal 1 juni itu selama 2 bulan saya nggak ngisi apa-apa. Baru masukin tulisan tanggal 1 agustus. Kalo blogger lain kan setelah lama nulis baru hibernasi….nah kalo saya hibernasi duluan. Ya gitu…

(GN): Oke kalau begitu saya kira pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah dijawab dengan cukup jelas. Dan kita sudah sampai di akhir acara. Terima kasih atas kehadiran anda bung geRrilyawan. Sukses untuk anda…

(gR): Mbak Githa….? Eeeee boleh minta tanda tangan nggak…atau foto bareng aja deh…

(GN): Eeee…maaf bung, saya ada siaran lagi setelah ini jadi harus ikut briefing dulu dengan….

(gR): Sebentar aja mbak…mumpung saya disini….kapan lagi, yayayaya? Kapan lagi bisa foto sama penyiar cantik….

(GN): Saya….eee maaf bung,betul-betul saya nggak punya waktu. Eee…apa ini? lho….lho..lho. Hayo lepasin nggak…..!!! TOLOOOONG, SEKURITIII….SEKURITIII!!!!!!!!

BZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ………………………………………………………………………………………………CUT!

Oiya AWARD dan PR ini saya wariskan ke:

humorbendol, bluethunderheart, Napi, bonar, kweklina, Lee Deuyiz, Kahfinyster, kopisusu, dewidrupadi, cicitcuit.

Nggak ada paksaan untuk ngerjain kok…kalo sempet aja ya…! pertanyaannya lihat yang warna hijau ya…

(capture gambar Githa Nafeeza diambil disini dan diolah lagi oleh geRrilyawan, artikelnya ada di http://newsanchoradmirer.wordpress.com)





NDOL, BAYAR UTANG…

15 01 2009

Halo para bloGador…

Saya ingat ada utang PR yang belum saya kerjakan. PR ini datangnya dari kawan saya yang lucu, sdr.Bendol. Sori ya Bendol kelupaan nih saya….udah sebulan lewat kayanya. Ini juga jadi tiba-tiba teringat gara-gara kemarin lusa mengunjungi tempatnya kawan saya yang ngakunya tante-tante cantik, Indah Rephi. Kebetulan jeng Rephi ini juga baru mengerjakan PR fotonya yang terlupa. Nah…jadinya saya ingat untuk mbayar utang sama bendol deh akhirnya, untung kemarin bendol nggak kaya debt collector yang nagih-nagih sambil bawa pentungan. PR-nya yang kayak begini perintahnya:

1. Mengambil foto terbaru diri anda atau ambil gambar diri anda sekarang

2. Jangan ganti pakaian anda. Jangan rapikan rambut anda, hanya mengambil gambar saja.

3. Posting gambar (photo) tersebut tanpa editan

4. Posting perintah ini bersama gambarmu

5. Tag 10 orang untuk melakukannya

Pasti udah pada tau kan……?

Berhubung saya ini bukan tipe orang yang suka memfoto diri sendiri, jadi agak kerepotan, nggak dapet aja feeling-nya. Jadi banyak percobaan yang gagal, cuma dapat ujung-ujung muka saya ini. Nggak tahu kameranya yang goyang-goyang atau memang muka saya mengsol….

foto-post

Jadi inilah muka saya, silakan dicaci hahaha….dulu sempat malu saya masang foto-foto begini, habis sering ngaku-ngaku nggak ganteng, tapi tampan….ternyata standarnya masih jauh di bawah Brad Pitt. Padahal dulu pernah dibilang kalo muka saya ini mirip Nugie lho……bukan Nugie penyanyi, tapi Nugie tukang mie ayam keliling. Tapi memang betul kalo muka saya ini adalah muka pasaran, silakan cari di pasar inpres terdekat mungkin ada, kalo nggak ada mungkin lagi ditimbun sama distributor. Muka saya ini sering disama-samain sama si inilah, si itulah, si anulah, si inulah terutama jaman kuliah dulu…mungkin saya adalah insan yang sangat dicintai Tuhan, sampai dibikin macam-macam versi. Atau mungkin Tuhan sangat menikmati proses penciptaan saya….hahaha positive thinking nih….

Dan ini beberapa percobaan yang gagal…

foto-deret

Saya nggak akan melemparkan PR ini lagi….kalo ada yang jadi kepingin ngerjain setelah mampir kesini ya silakan, itung-itung untuk memberikan ruang kepada hasrat kenarsisan kalian… hahaha (ketawa gaya penjahat di film-film indonesia jaman dulu).

Udah ah…





DIALOG DENGAN KUCING DI MALAM BUTA…

8 01 2009

kucing

halo para bloGador…

Tadi malam saya masih bangun sampai dengan jam 3 pagi, apalagi ribut suara kucing yang (kemungkinan) kawin membuat suasana jadi tambah berisik. Saya keluar…dan betul saja dari jauh seekor kucing betina yang sering mampir ke tempat saya dan saya kasih panggilan “Melki” ini berjalan ke arah saya, sementara di kejauhan seekor kucing jantan memandang dengan muka bingung.

Iseng saya bertanya: “Nggak kenapa-napa, Melki?”

Melki mendekat ke kaki saya lalu duduk sambil memandang ke saya . “Nggak…sial tuh si Barong mo ngawinin gue!”, Melki ngomong…

……diam sebentar……

HAHHHH…Masya Allooooh lu bisa ngomong??? Lu kan kucing!!!!!!

“Halah…biasa aja dong! Jangan pake teriak-teriak segala kedengeran orang ntar gue yang repot. Eh inget ya…ini rahasia kita berdua!” , bisik si Melki.

Setelah sekitar 5 menit menikmati kekagetan, saya lalu duduk di sebelahnya sambil lihat kiri kanan jangan sampai ada orang yang memergoki. Salah-salah saya dipasung gara-gara dikira gila ngomong sama kucing. Saya bertanya pelan, “lu…ee tadi mau diperkosa sama si Barong?”

“nggak lah…si Barong salah sangka!!! Yang minta kawin terus bebunyi meang-meong itu si Preti yang tadi ada di deket gue…tapi pas si Barong dateng, si Preti udah kabur sama si Kimpul. Jadi gue yang disangkain minta kawin.” Katanya menjelaskan dengan mantep. “Lagian di dunia kucing nggak ada yang namanya perkosaan, mas….eh, gue boleh panggil lu mas?”

“Nggak boleh…panggil gua TUAN…!!! Eh…apa maksud lu nggak ada perkosaan?

“TUAN..?” si Melki nanya, keningnya sampai berkerut. “Dasar lu manusia, feodalis sejati, katanya persamaan hak, taunya masih ada sistem kelas juga. Jangankan sama gue yang binatang, sama manusia aja masih ada kan nyang kaya begituan?”

“Yaudah…yaudah…terserah elu lah, atau panggil gua bos aja!” saya males ngajak kucing ini ribut. Kukunya kelihatan tajem banget soalnya, abis muka saya baret-baret nanti. “Trus jawaban pertanyaan gua?”

“Ya iyalah nggak ada perkosaan….bos,…jangan samain sama manusia dong! Kucing betina emang yang minta kawin dan kucing jantan boleh bersaing ngedapetinnya. Tapi kita milih-milih juga kok…, kucing betina berhak untuk nolak kalo diajak kawin sama kucing jantan yang nggak disukain…! Kucing jantan juga begitu nggak semua betina disikat apalagi yang nggak lagi birahi…jadi singkatnya nggak ada pemaksaan kehendak dan kekerasan (kalo cuma cakar2an ama piting2an dikit mah nggak apa-apa, wajar itu…namanya juga binatang buas hehehe…). Dan nggak ada juga aksi ancam mengancam macem…AWAS, JANGAN LAPOR POLISI!!! Atau…JANGAN TERIAK ATAU LAPOR POLISI..NANTI GUA BUNUH LU!!!”

“Oooo…gitu ya? Hebat juga lu ya kucing-kucing …”, saya cuma bisa manggut-manggut sambil klepas-klepus asep rokok.

“Iya dong…nggak kaya manusia. Seks/kawin buat kucing itu adalah emang udah fitrahnya buat berkembang biak, nggak kaya manusia yang sekaligus buat kesenangan. Makanya kite birahi dalam setahun bisa diitung pake jari tangan kanan lu doang kali bos…bisa 2 kali, bisa 4 kali…dan kalo nggak kawin bisa jadi penyakit. Nggak kaya manusia yang tiap hari juga bisa birahi…dikit-dikit napsu, selingkuh, pemerkosaan. Makanya sering bener kayanya gue baca di koran berita begituan.”

…….diam sebentar………

HAHHH…Masya Alloooh lu bisa baca….??? Lu kan cuma kuc…!!!”

“SSSSTTTTTTT…jangan tereak-tereak!!! Iyee…gue bisa baca!!! Lu kira gue bego apa!!! Eh mas…kucing juga bangsa yang beradab dan berbudaya tau, beradab dan berbudaya sesuai hukum binatang…hukum alam dari Tuhan!!!”

Masih dalam kondisi bingung, saya angkat dua tangan eh…kaki depan si Melki buat saya lihat perutnya. Siapa tahu ada kantongnya. Saya berpikir mungkin ini wujud asli Doraemon. Ternyata nggak ada (kalaupun ada kantongnya belum tentu juga dia Doraemon, siapa tahu dia kanguru jawa…eh emang ada ya?).

Si Melki cuek aja…emang kesenengan kalo dipegang-pegang. Sambil menurunkan kaki depannya kembali, saya nanya lagi,”Eh, Mel…kalo emang beradab masa lu pada nggak pake baju?”

“Sialan luh bos…gue kirain lu pinter. Beradab apa nggak jangan dinilai dari bajunya doang dong, yang penting mah hati nuraninye ditambah sama logika nyang panjang. Manusia tuh sering bener ya ngebanggain bajunya, udah pake baju, udah beradab…tapi lupa yang lebih penting, nyang di dalemnya, nyang paling inti…”

Si Melki menguap…bukan menguap menjadi benda gas ya..tapi menguap ngantuk (kayanya). Terus dia ngomong lagi.

“Contohnya kaya yang tadi gue bilang…kite biar nggak pake baju gini nggak ada yang namanya perkosa-perkosaan. Lha lu pade bos…manusia…udah dipakein baju masih aje pada susah nahan birahi, perkosa sana perkosa sini, seks buat maenan….”

“STOP…STOP…STOP!!! Kenapa dari tadi yang diomongin masalah birahi, seks, sama perkosaan melulu sih??? Yang laen dong, manusia juga nggak semuanya begitu Mel…!!!” muntab juga saya, manusia direndahkan seperti itu.

“Oke…oke deh! Jangan marah dong bos…nih contoh laen. Abang jauh gue nyang di Afrika si singa, die kalo laper makan…zebra atau rusa misalnya. Kalo udah dapet dan kenyang dia nggak bakal nangkep mangsa lagi bos…bisa sampe harian, dan kalo ada zebra atau rusa atau binatang laen yang lewat di deketnya juga nggak bakal disentuh kalo dia nggak laper. Coba manusia…duit udah banyak, masih ngembat duit orang laen. Kadang duit orang miskin atau duit rakyat pula nyang diembat!!! Nggak ada cukupnye…nggak kaya singa. Coba apa pernah denger singa nangkep zebra, terus disimpen buat makan besok atau lusa? Nggak ada kan? Apalagi die nggak punya kulkas atau lemari…

Saya bengong….you got the point, Melki….!

“Intinya bos…kite, ya binatang, ya manusia sama-sama cuma kepingin bertahan hidup. Tapi kebutuhan bertahan hidup manusia kadang berlebihan tuh, kayanya ngorbanin banyak banget ya…alam, binatang, dll. Manusia juga jadi bersaing sendiri sampe perang, bunuh-bunuhan, jajah-jajahan…”

“Jangan-jangan ini rencana elu-elu pada para binatang buat ngadu domba manusia, terus kalo manusia musnah binatang bisa berkuasa….ya kan?”

“Satu lagi sifat jelek manusia kaya elu in bos…….CURIGA-AN!!!”, melki sebel kayanya. Saya cuma ketawa aja.

“Trus kalo manusia kacau balau gitu dibilangnya manusia nggak bisa nahan nafsu binatangnya…! Lahhh…kenapa jadi nama binatang lagi nyang jelek??? Nggak ngerti gue….??? Udah ah gue mo tidur dulu bos…”, Melki nguap lagi. “Oiya bos…ada yang mau gue tanyain. Kenapa sih lu panggil gue Melki?”

“Eeeeem…itu…eee…abisnya “susu” lu kemana-mana gitu. Sebenernya sih Milky tapi kedengeran terlalu nginggris…jadi biar rada ngindonesia ya….Melki hehehe…”

“Sialan….!”

“Ya udah, tidur sana Melki. Makasih buat obrolannya. Kapan-kapan kita sambung lagi.”

“Boleh bos…..tapi laen kali bawain gue ikan asin ye…”


SAYA BARUSAN BERDIALOG SAMA KUCING…dan saya jadi berpikir!!!

(tulisan ini dibuat dan diposting beberapa saat setelah dialog…jadi masih anget…oiya maap-maap kalau ada kesamaan nama, murni ketidaksengajaan…lagian salah sendiri namanya kok sama kaya nama kucing!)





LAGU MERDU UNTUK 2009…

2 01 2009

Selamat tahun baru untuk para BloGador saudara-saudaraku…(harusnya posting tanggal 1 januari, tapi berhubung libur nasional baru tanggal 2 januari bisa posting…ngikutin suratkabar nasional dong…)

Ini postingan pertama di tahun 2009 di blog ini…

new-year-resolution

Nggak terasa tahun 2008 sudah lewat mungkin masih terlalu banyak hal-hal negatif yang saya lakukan tahun lalu. Terlalu banyak lagu sumbang yang saya nyanyikan, akibat suara parau dan senar gitar nggak nyetem. Dari 365 hari yang dilewati tahun kemarin dan 730 kali jarum pendek jam saya melewati angka 12, tidak kurang 357 hari pelanggaran peraturan kependudukan yang saya langgar, 1001 umpatan keluar dari mulut saya, 8 perasaan yang terluka, ribuan jam terbuang percuma, ratusan hembusan nafas masih beraroma nikotin, dan entah berapa rakaat sholat yang tertinggal…dan lain sebagainya.

Mudah-mudahan tahun ini lebih baik…

Tidak banyak atau tidak ada mungkin hal-hal besar yang saya alami tahun ini selain meninggalnya papa saya awal tahun. Tapi meskipun nggak ada hal-hal besar, masih ada serpihan-serpihan kecil yang membuat tahun kemarin jadi berwarna. Jadi perkenankan saya untuk bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan untuk hal-hal kecil yang pernah ada kemarin…untuk udara yang masih bisa saya hirup, untuk perut yang masih bisa dipenuhi kebutuhannya, untuk kopi tubruk yang sering menemani saya, untuk dvd-dvd bajakan yang membuat saya nggak terlalu kuper kalau ngomong soal film, untuk lapisan gula Oreo yang membuat saya jadi anak-anak lagi, untuk KTP yang akhirnya jadi setelah sekian lama jadi WN ilegal, untuk kompor listrik yang sejauh ini belum bermasalah, untuk buku-buku yang bikin pinter, untuk kembalinya Dian Sastro main film, untuk lahirnya blog ini, untuk saudara dan kawan yang saya punyai (baik di dunia nyata atau dunia maya), untuk ini, untuk itu………serta tidak lupa untuk kesempatan masih bisa duduk di depan komputer, mengetik tulisan ini dan kemudian berdiri kembali melanjutkan hari di depan dengan lebih baik (Insya Allah)…

Dengan menjernihkan suara, menyambung lagi senar-senar gitar yang putus, stem dengan pas…dan menyanyikan lagu yang merdu untuk tahun ini.

AYOOOOO…….